Tampilkan postingan dengan label Persipura. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Persipura. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 Oktober 2011

Duo Persipura Siap Penuhi Panggilan Komdis


Duo Persipura Jayapura, Richardo Salampessy dan Boaz Solossa, dijadwalkan akan terbang menuju Jakarta hari ini, Kamis (6/10/2011). Kedatangan keduanya dalam rangka untuk memenuhi panggilan dari Komisi Disiplin PSSI, Jumat (7/10/2011), soal mangkirnya mereka dari latihan tim nasional.
Seperti diketahui, keduanya mangkir dari timnas setelah membela klubnya di ajang Piala AFC. Untuk itu, Penanggung Jawab Timnas yang juga ketua Komdis, Benhard Limbong, akan memanggil keduanya guna dimintai keterangan.
Namun, berdasarkan pengakuan Ketua Komite Tim Nasional, Bob Hippy, keduanya sudah meminta izin untuk tidak datang. Alasannya, kedua pemain ingin beristirahat karena lelah setelah membela klub.
"Saya sudah menerima panggilan dari PSSI. Saya dan Boaz berangkat ke Jakarta untuk memenuhi panggilan," jelas Richardo saat dikonfirmasi wartawan.
Rencananya, selain Boaz dan Richardo, PSSI juga akan memanggil manajemen Persipura dan juga manajemen timnas senior.
View the original article here

Selasa, 04 Oktober 2011

PSSI Siap Panggil Duo Persipura


Boaz Salossa menggring bola dibayang-bayangi pemain Bahrain, Mohamad Hosain (kiri), dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2014, di Gelora Bung Karno, Selasa (6/9/2011).


Penanggung jawab tim nasional Indonesia, Bernard Limbong, akan segera memanggil duo Persipura Jayapura, Boaz Solossa dan Ricardo Salampesy. Kedua pemain ini akan dipanggil terkait ketidakhadiran mereka dalam pemusatan latihan timnas jelang laga Pra Piala Dunia 2014 melawan Qatar, 11 Oktober nanti.


Menurut penuturan Ketua Komite Timnas, Bob Hippy, sebelumnya, kedua pemain ini sudah meminta izin karena kelelahan seusai membela klubnya di ajang Piala AFC melawan Arbil, beberapa waktu lalu. Meski demikian, Limbong tetap akan melakukan penyelidikan mengenai alasan mereka.


"Yang bersangkutan akan kami panggil dulu dan minta alasan yang jelas. Kami akan selidiki dulu benar atau tidak mereka kelelahan. Kalau kelelahan kan itu relatif," ujar Limbong ketika dihubungi wartawan, Senin (3/10/2011).


"Makanya kami akan selidiki dulu, yang bersangkutan kami panggil dan kami minta konfirmasi. Setelahnya, baru diputuskan hukuman apa yang pantas," sambungnya.


Beredar isu, hukuman yang kemungkinan akan diterima keduanya adalah denda Rp 100 juta. Saat dimintai konfirmasi soal ini, Limbong menjawab, "Itu normanya, tetapi tidak seseram itu."


Limbong kemudian menambahkan, waktu pemanggilan keduanya masih belum pasti. "Sesegera mungkin, setelah saya di Jakarta. Sekarang saya berada di luar kota," ia mengakhiri. 


View the original article here