Tampilkan postingan dengan label Lamongan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lamongan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 Oktober 2011

Miroslave Janu Latih Persela Lamongan

 


Untuk musim 2011-2012, Persela Lamongan akan ditangani Miroslave Janu yang sukses menjadikan Arema Indonesia runner-up Liga Super Indonesia musim lalu. Janu juga membawa serta asisten pelatih Tony Ho, Herman Kardiaman, dan Assegaf.


Ketua Umum Persela Lamongan, Fadeli, menyatakan, Didik Ludianto, asisten pelatih Persela yang sebelumnya membawa sukses Persela U-21 sebagai juara Liga Super Indonesia musim lalu, dipertahankan.


Persela juga merekrut pemain Eduard Tjong. Ia menjelaskan, pergantian pelatih kepala Persela itu untuk menyukseskan target Persela berada di klasemen atas, setidaknya masuk empat besar. Persela hanya menargetkan setidaknya bisa berada di posisi empat, dan untuk target juara, banyak pembenahan dari sisi pemain, juga kualitas lapangan.


"Persela harus berbenah supaya layak jual di mata calon sponsor. Pembenahan itu diawali dengan perekrutan pelatih kepala berkualitas. Semua akan dibenahi, termasuk penambahan pemain dan perbaikan rumput Stadion Surajaya Lamongan," kata Fadeli.


Kompetisi liga 2011/2012 akan segera dimulai meskipun jadwal pertandingannya belum ada. Janu berjanji berupaya keras seperti halnya yang sudah dilakukannya untuk PSM Makassar dan Arema Indonesia.


Dia sudah tahu komposisi pemain yang dimiliki Persela saat ini. Sejumlah pemain yunior masuk ke tim senior. Gustavo F Lopez dan Zulham M Zamrun masih memperkuat Persela, sedangkan Fabiano Darossa Beltram hengkang ke Persija.


Ia senang dengan pemain muda, tetapi akan dilihat dulu kualitasnya. Melihat komposisi pemain Persela saat ini, menurut Janu, perlu ada pembenahan di sektor belakang, gelandang, dan depan. Ada enam pemain yang diajaknya untuk bergabung di Persela, tetapi terkait perekrutan dan kontrak, dia percaya menjadi kewenangan penuh manajemen Persela.


"Terkait pemain asing, saya adalah pelatih yang disiplin. Saya hanya akan merekrut pemain asing yang disiplin dan bisa bekerja sama dengan pemain lokal," kata Janu.


Janu mengawali karier kepelatihan di Indonesia pada 2003 di Persigo Gorontalo. Pelatih yang lahir pada 8 November 1959 di Ceko itu hijrah ke PSM Makassar hingga 2005. Pada 2007 dia berlabuh di Arema Indonesia, kemudian musim 2008-2010 melatih Slavia Praha sebagai pelatih B. Pada musim kompetisi 2010/2011 Janu kembali melatih Arema Indonesia dan sukses menjadikan Arema runner-up Liga Super Indonesia.


View the original article here

Rabu, 05 Oktober 2011

Stadion Surajaya Lamongan Diverifikasi

Stadion Lamongan, Rabu (5/10/2011), diverifikasi tim AFC.
LAMONGAN, KOMPAS.com- Tim dari Asian FootBall Club, Rabu (5/10/2011), memverifikasi kelayakan stadion Surajaya Lamongan untuk tempat digelarnya pertandingan sepakbola di Indonesia. Tim melihat kelayakan dan kekurangan stadion agar bisa segera diperbaiki.
AFC memberi waktu kepada klub untuk memperbaiki kekurangan dan menyerahkan foto perbaikan selambatnya 13 Oktober. Perbaikan kualitas stadion diharapkan juga memperbaiki liga Indonesia.
Sah Brahmani, salah seorang anggota tim verifikasi, menuturkan, tim tidak mengukur jelek atau buruk atau membandingkan stadion klub lain. Verifikasi menyangkut seluruh liga dan yang kurang harus diperbaiki. "Jadi kemungkinan banyak ruangan yang harus dipindahkan atau diganti," katanya.
Klub masih punya kesempatan perbaiki stadion. Penilaian diserahkan ke Komite AFC untuk semua klub dan semua stadion. Di antara yang harus dibenahi di stadion Surajaya Lamongan adalah ruanga pemeriksaan doping pemain dan ruang akses untuk media.
"Nantinya akan ada jalur khusus baik dengan pintu tersendiri atau tali pembatas bagi jurnalis dan fotografer untuk akses mengambil gambar. Di depan pintu masuk dan keluar pemain akan diberi pagar pembatas tetapi wartawan bisa leluasa bertanya ke pemain atau pelatih seusai pertandingan," ujarnya.
View the original article here