Kamis, 06 Oktober 2011
Bio-Viktor Tidak Hengkang
Sebelumnya, Bio dan Viktor Ikbonefo dikabarkan akan hengkang. Bahkan, beredar foto di dunia maya ketika kedua pemain tersebut berpamitan dengan manajemen Persipura. Rumor yang muncul Bio akan hijrah ke Arbil FC. Sementara Viktor akan hengkang ke klub lain di Indonesia.
Namun, Bio, sebagaimana dilansir dari Persipuramania, menyatakan pemberitaan tersebut bohong belaka. Bio masih memprioritaskan Persipura sebagai tim yang akan dibelanya di musim depan.
Sementara itu, pelatih Jacksen F Tiago ketika dikonfirmasi oleh Kompas.com mengaku belum mengetahui kabar tersebut. Namun, ia mengaku tidak akan menghalang-halangi pemain yang ingin meninggalkan Persipura.
"Sampai saat ini saya belum tahu kebenaran kabar tersebut. Namun, kalau pemain berkenan pergi kami tidak akan menghalangi. Mereka sudah sangat berjasa buat kami. Semua dikembalikan kepada yang bersangkutan karena pemain yang bermain dengan terpaksa cuma menimbulkan persoalan di kemudian hari," beber pelatih asal Brasil itu. (Persipura)
View the original article here
Senin, 03 Oktober 2011
Arema Tidak Menjual Pemain
Manajemen Arema Malang versi Rendra Kresna membantah menjual pemainnya setelah PSSI memutuskan mengakomodasi rivalnya, Arema versi M Nur untuk kompetisi level satu Indonesia Super Liga (ISL) mendatang.
"Kami tidak menjual pemain. Kami memberikan kebebasan kepada mereka untuk memilih klub demi masa depan pemain itu sendiri. Mereka butuh pekerjaan. Mereka juga perlu pengembangan karier. Justru kabahagiaan bagi kami kalau mereka bisa memiliki klub," ujar Media Officer Arema Sudarmaji, Senin (3/10/2011).
"Memang kasihan para pemain itu karena sebagian belum mendapatkan klub. Sementara untuj tetap bertaham di Arema Rendra tidak mungkin karena PSSI tidak mengakomodasi. Ini adalah akibat sikap PSSI yang tidak memilih penyelesaian rekonsiliasi seperti yang diterapkan PSSI terhadap Persebaya Surabaya," tambahnya.
Menurut dia, sebenarnya Arema Rendra sangat dirugikan karena selama ini yang mengurus pemain adalah Rendra. Mereka tetap berlatih dengan disediakan akomodasi sekalipun kompetisi vakum.
Bahkan sejak ketika pada kompetisi ISL tahun 2010-2011 Arema kesulitan finansial sementara Ketua Yayasan Arema M Nur menghilang berbulan-bulan. Demikian pula yang melunasi sisa tiga bulan gaji pemain adalah kubu Rendra.
PSSI memang mengakomodasi Arema kubu M Nur untuk masuk kompetisi level satu Indonesia Super Liga. Keputusan ini bukan hanya diprotes kubu Rendra, tetapi juga Aremania, julukan bagi suporter Arema.
Kalangan pemain juga menyesalkan sikap PSSI karena saat Arema kesulitan keuanga n pada kompetisi tahun lalu, M Nur malah menghilang secara tiba-tiba. Kemudian yang menyelesaikan sisa gaji mereka 3 bulan adalah Rendra Kresna bersama Iwan Kurniawan dan Edi Rumpoko.




