Tampilkan postingan dengan label Belum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Belum. Tampilkan semua postingan

Kamis, 20 Oktober 2011

Masalah IPL Belum Kelar, PSSI Siap Gelar Divisi Utama dan Amatir

Belum juga menyelesaikan masalah penyelenggaraan Indonesia Premier League, Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) sudah mengumumkan rencana bergulirnya kompetisi Divisi Utama pada 27 November 2011 mendatang. Berdasarkan rilis yang diterima wartawan, Rabu (19/10/2011), Divisi Utama akan diikuti oleh 47 klub dan akan dibagi menjadi 4 grup atau wilayah.


"Pendaftaran keikutsertaan klub-klub Divisi Utama akan dimulai pada 21 Oktober 2011 hingga 5 November 2011. Sosialisasi tentang segala sesuatu tentang kompetisi akan segera dilaksanakan pada klub-klub secara langsung," lanjut pernyataan PSSI dalam rilis tersebut.


Selain itu, PSSI juga sudah bersiap untuk menyelenggarakan kompetisi Amatir (Divisi 1, 2, dan 3) pada Januari 2012 mendatang. Nantinya, kompetisi amatir ini akan dikelola oleh Pengurus Provinsi PSSI. Sebab, Saleh Mukadar yang sebelumnya menjadi penanggung jawab kompetisi amatir sudah diangkat menjari Deputi Sekjen Bidang Kompetisi.


Rilis tersebut juga menyebutkan, klub-klub amatir dapat menggunakan dana dari APBD di setiap daerah. Namun, baru bisa dicairkan di bulan Februari, bahkan untuk beberapa daerah baru bisa dicairkan pada bulan April setiap tahunnya.


"Oleh karenanya, PSSI mengambil kebijaksanaan untuk memberikan dana talangan kepada peserta kompetisi Amatir, yang jumlahnya akan ditetapkan kemudian. Peserta kompetisi amatir sendiri adalah Divisi I U-23, Divisi II U-21 dan Divisi III U-19," seperti tertulis dalam rilis tersebut.


View the original article here

Senin, 10 Oktober 2011

Deltras Belum Terima Jadwal Kompetisi

Para pemain Delta Putra Sidoarjo (Deltras) meradang. The Lobster, julukan Deltras, dijadwalkan bermain pada melawan Persema Malang 17 Oktober mendatang. Akan tetapi, anehnya, tim asal Sidoarjo ini belum menerima salinan jadwal dari PT Liga Prima Indonesia selaku regulator kompetisi musim ini.

"Kami tidak habis pikir dengan format kompetisi yang dibuat oleh PSSI. Mereka mewacanakan kompetisi diputar pada 15 Oktober, tapi sampai hari ini kok kami belum menerima jadwal," keluh asisten pelatih Deltras, Blitz Tarigan, kemarin (9/10).

Ya, dalam jadwal yang dirilis oleh PT Liga Prima Indonesia, kick off akan diawali dengan laga Persib Bandung dan Semen Padang pada 15 Oktober. Besoknya Persiba Bantul vs Persipura (16/10), serta Deltras vs Persema (17/10).


Kemudian Persib vs Persipura (19/10), serta Persisam Samarinda vs Persiba Balikpapan (22/10) sebagai laga penutup di bulan Oktober. Sebab, kompetisi akan diliburkan sampai 26 November karena ada perhelatan SEA Games 2011.


Menurut Blitz, dengan tidak adanya kepastian jadwal tersebut membuat program latihan yang telah disusun berantakan. Akibatnya, mereka kesulitan untuk menentukan peak performance para pemain.


"PSSI salah kaprah, masa sampai saat ini kami tidak diberikan jadwal kompetisi. Bahkan, informasi pertandingan melawan Persema pun kami tahunya malah dari wartawan bukan dari PSSI," keluh mantan pelatih kiper Persisam Samarinda ini.


Dia berharap, PT Liga Prima Indonesia segera mengirimkan jadwal kompetisi kepada mereka. "Biar kami tidak meraba-raba dalam keraguan. Kami butuh kejelasan dari jadwal," lanjut dia.


Sementara itu, tim runner up Divisi Utama 2009-2010 ini terus menambah amunisi pemain asingnya. Setelah lebih dulu mengikat Mijo Dadic (Kroasia), kali ini manajemen melakukan kontrak dengan dua pemain asing lainnya Sanne Rooney (Australia) dan Shin Hyu Joo (Korsel).


Shin Hyu Joon bukan pendatang baru di sepak bola Indonesia, musim kemarin dia membela PSPS Pekanbaru. Sementara Rooney adalah pemain asal Benua Kanguru, julukan Australia yang baru ikut seleksi di Deltras empat hari terakhir.


"Sudah, mereka sudah dikontrak oleh manajemen. Shin dikontrak setelah banyak Deltmania suka dengan gaya permainannya selama seleksi. Sementara Rooney adalah pemain cerdas dan visioner. Pelatih (Jorg Peter Steinebrunner) suka dengan gaya permainan dia," tambah Troy Medicana, asisten pelatih fisik Deltras.


Dengan begitu, Deltras masih menyisahkan jatah satu pemain asing untuk melengkapi kuota maksimal empat pemain asing. Menurut Troy, satu posisi itu akan diisi oleh mantan penyerang Pelita Walter Brizuela Benitez asalArgentina. "Manajemen sudah melihat gaya permainan dia, dan mereka suka," lanjut dia. (dik)



View the original article here

Sabtu, 08 Oktober 2011

Kontrak Pemain Deltras Belum Jelas


Pemain Deltras. Foto: Dok.JPNNSIDOARJO - PT Delta Raya Sidoarjo berencana mengikat pemain sebanyak mungkin di Deltras. Dengan tujuan, selain memiliki banyak pilihan untuk menjadikan tim Delta Putra Sidoarjo (Deltras) solid, perusahan ini juga berencana meminjamkan para pemainnya ke sejumlah klub.

Namun, kenyataan di lapangan berkata lain. Sebab, ada sejumlah pemain yang mepertanyakan status mereka di tim berjuluk The Lobster itu. Maklum, setelah mengikuti seleksi sejak Agsutus lalu, mereka belum juga disodorkan surat kontrak.
"Belum, belum ada kontrak. Saya pikir kami langsung dikontrak setelah mengikuti tes kesehatan bulan lalu. Tapi, ternyata tidak, kami hanya diajak komunikasi secara lisan oleh manajemen," ujar salah satu pemain yang tidak mau disebutkan namanya, kepada Jawa Pos.
Menurut dia, dengan belum adanya kejelasan kontrak tersebut membuat perasaan mereka dipenuhi dengan rasa was-was. Mereka khawatir manajemen berubah pemikiran dan rencana tidak melakukan pencoretan hanya wacana kosong.
"Apalagi saat ini manajemen terus mendatangkan pemain-pemain yang telah punya nama dan cukup berpengalaman. Otomatis persaingan dalam tim semakin ketat," ujar sumber tersebut.
Ya, sebelumnya manajemen berkoar akan memprioritaskan pemain muda dalam pembentukan skuad Deltras. Alasannya, tenaga muda lebih fresh. Namun, tampaknya manajemen berubah pikiran setelah mengikuti turnamen segitiga di Bangka Belitung akhir September lalu.
Manajemen mulai mendatangkan banyak pemain senior yang mulai mereka datangkan, sebut saja Budi Sudarsono (Sriwijaya FC), serta mantan pilar Arema Malang Benny Wahyudi, Waluyo, Juan Revi dan Purwaka.
Secara terpisah direktur utama PT Delta Raya Sidoarjo, Mafirion Syamsuddin membenarkan bahwa mereka belum melakukan tanda tangan kontrak dengan pemain. Alasannya, sampai saat ini PSSI sebagi legulator Liga Indonesia belum menerbitkan salinan kontrak kerja antar klub dan pemain.
"Sebenarnya surat kontrak itu harus dari federasi, biar kalau ada sengketa antara pemain dan klub, semangat penyelesaiannya ada di PSSI," ujar pria yang pernah menjadi anggota executive committee (exco) PSSI ini. (dik)

  (function(d){var js,id='facebook-jssdk';if(d.getElementById(id)){return;}js=d.createElement('script');js.id=id;js.async=true;js.src="//connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1";d.getElementsByTagName('head')[0].appendChild(js);}(document));
View the original article here