Tampilkan postingan dengan label Mundur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mundur. Tampilkan semua postingan

Jumat, 14 Oktober 2011

Kubu 14 Klub Mundur dari Kompetisi PSSI

Juru bicara kubu 14 klub, Harbiansyah Hanafiah, menegaskan tidak akan mengikuti kompetisi yang akan digelar pada 15 Oktober mendatang. Pasalnya, penyelenggaraan kompetisi tersebut dinilai telah melanggar statuta PSSI.


Harbiansyah menjelaskan, PSSI telah melanggar statuta dengan memaksakan peserta kompetisi menjadi 24 klub. Seperti yang diketahui, enam klub dari 24 peserta kompetisi seperti PSMS Medan, PSM Makassar, Persebaya Surabaya, Persibo Bojonegoro, Bontang FC, dan Persema Malang dipaksakan masuk ke dalam kompetisi level tertinggi dengan masing-masing alasan berbeda.


"Kami akan menjalankan kompetisi dengan 18 klub karena itu sesuai statuta. Kalau kami ikut melanggar statuta, apa kata dunia?" jelas Harbiansyah kepada wartawan di Hotel Ambara, Kamis (13/10/2011) malam.


Selain itu, Harbiasyah yang juga sebagai Presiden Direktur Persisam Samarinda itu, menilai, kompetisi sangat tidak mungkin digelar pada 15 Oktober karena pengesahan pemain lokal dan asing belum dilakukan serta jadwal kompetisi yang kacau balau.


"Kalau kita jalankan 1 November tidak mungkin karena pengesahan pemain belum. Pengesahan pemain asing saja belum. Kita minta maksimal 18 klub. Kita mengacu pada statuta," beber Harbiansyah.


Harbiansyah menegaskan, pihaknya akan tetap mempertahankan PT Liga Indonesia sebagai pengelola kompetisi. PT Liga Prima Sportindo yang dibentuk oleh PSSI sebagai pengelola kompetisi dinilai Harbiansyah tidak kredibel karena tidak sesuai dengan amanat Kongres PSSI II di Bali yang digelar pada Januari lalu.


"Rencananya kami akan menggelar kompetisi per 1 Desember. Ini bukan tandingan. Kita ingin menegakkan aturan," tegas Harbiansyah.


View the original article here

Rabu, 05 Oktober 2011

8 Pemain Mundur dari Arema Versi Rendra



Delapan pemain Arema Indonesia mengajukan surat pengunduran diri dari manajemen Arema versi Rendra Kresna.
Media Officer Arema Indonesia versi Rendra Kresna, Sudarmadji, melalui pesan singkat kepada wartawan, Selasa (4/10/2011) petang, mengatakan bahwa delapan pemain itu mengembalikan uang muka kontrak pemain. Mereka adalah Zulkifli Syukur, Ahmad Bustomi, Arif Suyono, Saktiawan Sinaga, Purwaka Yudi, Benny Wahyudi, Waluyo, serta Juan Revi.
"Kami sangat menghargai keputusan para pemain yang mengundurkan diri sebab itu adalah bagian dari tuntutan profesionalisme," kata Sudarmadji.
Sebelumnya, PSSI telah menunjuk Arema kubu Muhammad Nur sebagai pengelola sah Arema melalui surat nomor 1698/AGB/152/IX-2011. Meski demikian, Sudarmadji memastikan akan mengajukan upaya hukum atas keputusan PPSI tersebut.
Sudarmaji mengatakan, jika sampai batas waktu pendaftaran pemain ditutup dan upaya hukum itu belum membuahkan hasil, manajemen tetap mempersilakan pemain untuk mencari klub baru atau mengajukan surat pengunduran diri dari manajemen.
"Kami tetap menginstruksikan kepada pemain dan pelatih yang sudah menandatangani prakontrak dengan kami agar tetap berlatih rutin guna mempersiapkan tim menghadapi kompetisi musim 2011-2012," katanya.
Ia mengatakan, jika pemain yang sudah menandatangani perjanjian prakontrak dengan manajemen dan ingin bergabung dengan klub lain, pemain itu harus membuat surat pengunduran diri. Pemain juga harus mengembalikan dana yang sudah mereka terima.
"Jika tidak mau memenuhi ketentuan itu, manajemen akan menempuh jalur hukum, dan bagi pemain yang tetap ingin bertahan, manajemen menyampaikan penghargaan dan tetap dipersilakan mengikuti latihan," katanya.
Para pemain yang telah menandatangani perjanjian prakontrak dengan manajemen Arema Indonesia kubu Rendra Kresna melalui sekretaris tim mencapai 14 pemain.
View the original article here