Tampilkan postingan dengan label Persija. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Persija. Tampilkan semua postingan

Selasa, 15 November 2011

Persija Incar Robert Albert

Persija Jakarta bergerak cepat mencari pengganti pelatih Rahmad Darmawan. Tim berjuluk "Macan Kemayoran" itu tertarik merekrut mantan pelatih Arema Indonesia Robert "Rene" Albert untuk membesut Bambang Pamungkas dan kawan-kawan pada musim depan.


"Ada empat calon yang kami pertimbangkan. Salah satunya, Albert. Namun, untuk siapa-siapanya, saya masih belum bisa berkomentar," ujar Ketua Umum (Ketum) Persija, Ferry Paulus.


Menurut Ferry, selain Rene yang membawa Arema meraih gelar juara Liga Super Indonesia (LSI) pada musim 2009-2010, Persija mengincar bebera pelatih dari Eropa Timur dan Asia. "Kami memang sudah hubungi beberapa pelatih," ujar Ferry.


Persija memang harus mencari pelatih setelah Rahmad memutuskan untuk fokus menangani timnas U-23. Rencananya, pelatih yang pernah membesut Persipura Jayapura dan Sriwijaya FC itu akan dikontrak oleh PSSI selama dua tahun.


Namun, Rahmad belum dikontrak secara resmi hingga saat ini. Terkait hal itu, Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin, berjanji akan menuntaskan kontrak Rahmad.


"Kami akan segera memfinalisasi kontrak Rahmad saat timnas senior melawan Palestina di Solo nanti. Dia dikontrak menangani timnas. Jadi bukan hanya timnas U-23 saja," jelas Djohar.


View the original article here

Minggu, 09 Oktober 2011

Bepe Masih Pikir-pikir Bela Persija

 

Dualisme yang sedang dihadapi Persija Jakarta membuat banyak pemain "Macan Kemayoran" ketar-ketir. Tak terkecuali Bambang Pamungkas.


Setelah PSSI mengakui Persija di bawah wewenang PT Persija Jakarta milik Hadi Basalamah dan menolak PT Persija Jaya Jakarta yang dipegang Ferry Paulus, maka status Bambang di klub tersebut menjadi kian tak menentu. Sebelum keputusan itu dibuat, pemain yang kerap disapa "Bepe" itu sudah meneken kontrak dengan manajemen Persija versi Ferry Paulus.


Dengan diputuskannya Persija milik Hadi pada musim 2011-12, dengan sendirinya Bepe tak tercatat sebagai pemain "Macan Kemayoran".


"Kini kontrak itu (dengan Persija) sudah tidak berlaku lagi karena klub aku tidak diakui oleh PSSI. Sejauh ini aku belum menentukan klub mana yang akan dibela. Keputusan paling lambat akan keluar dalam dua hingga tiga hari mendatang,” kata Bepe yang ditemui di Hotel Century, Senayan, Jakarta, Minggu (9/10/2011).


Meski tengah mencari klub anyar, Bepe mengungkapkan masih memiliki hasrat untuk berbaju oranye milik Persija. "Jika Ferry Paulus pada akhirnya memenangi persoalan ini, bisa dipastikan aku akan tetap bersama Persija. Itu sudah tidak diragukan lagi," ujar kapten tim nasional Indonesia itu.


View the original article here

Jumat, 07 Oktober 2011

Persija Beri Waktu PSSI 3 Hari

 


Ketua Umum Persija Jakarta, Ferry Paulus, memberikan tenggat waktu tiga hari bagi PSSI untuk segera mencabut keputusannya yang memenangkan kubu Hadi Basalamah sebagai pengelola Persija Jakarta.


"Kami memberikan rentan waktu 3x24 jam kepada PSSI untuk mencabut SK nomor 34/JAH/X/2011," kata kuasa hukum Persija Jakarta, Gusti Randa di kantor PSSI, Jumat (7/10/2011).


Gusti meminta PSSI segera mencabut keputusannya mengingat kompetisi yang akan bergulir pada 15 Oktober mendatang. Gusti pun tak segan-segan akan menempuh jalur hukum bila PSSI tak juga mencabut surat keputusan tersebut.


"Bilamana dalam waktu itu tidak dilakukan seperti somasi kami, maka kami akan melakukan sebuah upaya hukum baik secara pidana juga perdata," tandasnya.


Sebagaimana diberitakan, PSSI bersikap sewenang-wenang dalam menyelesaikan dualisme di tubuh Persija Jakarta. PSSI menganulir Persija yang dikelola Ferry Paulus. Padahal hasil verifikasi yang dilakukan PSSI menyatakan PT Persija Jakarta meraih poin 90,1.


PSSI justru memutuskan kubu Hadi Basalamah dengan PT Persija Jaya sebagai pengelola Persija Jakarta.


View the original article here

Persija Ancam Somasi PSSI

 


Keputusan PSSI yang mengesahkan Persija versi Hadi Basalamah untuk mengikuti kompetisi level tertinggi pada musim depan mendapatkan tantangan keras dari Persija Jakarta kubu Fery Paulus.


"Kita akan melakukan somasi PSSI atas keputusannya. Surat keputusan itu konyol. Pokoknya, kami akan menemui PSSI dulu yah," kata Gusti Randa, selaku pengacara Persija kepada wartawan, Jumat (7/10/2011).


Saat berita ini ditayangkan, Ketua Umum Persija Fery Paulus bersama tim kuasa hukumnya sedang berdialog dengan PSSI. Seperti diberitakan sebelumnya, ada tiga pihak yang mendaftar mewakili Persija untuk mengikuti liga.


Namun, dua kubu yang dominan adalah PT Persija Jaya yang dipimpin oleh Hadi Basalamah dan PT Persija Jaya Jakarta yang dipimpin oleh Ferry Paulus. Akhirnya, Komite Eksekutif PSSI mengesahkan kubu Hadi Basalamah.


Menurut Ketua Komite Kompetisi PSSI Sihar Sitorus, keputusan diambil berdasarkan dokumen baru yang menyebutkan terjadinya merger PT Persija Jaya yang diwakili oleh direktur utamanya, Pintor Gurning dan Tony Tobias.


View the original article here