Tampilkan postingan dengan label Robert. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Robert. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 November 2011

Arema Incar Robert Rene Albert

Tak peduli dengan manuver lawan di tubuh yayasan, kubu Rendra Kresna terus gencar mempersiapkan Arema Malang untuk ikut mendaftarkan diri sebagai klub yang akan ikut kompetisi level satu Liga Indonesia. Termasuk mengincar pelatih asal Belanda Robert Rene Albert.

"Proposal Arema untuk merekrut Robert sudah disampaikan. Kini Robert masih menyelesaikan Copa Malaysia," ujar Media Officer Arema Sudarmaji, Rabu (17/8/2011).


Robert bukan orang baru bagi Arema karena pernah membawa klub berjuluk Singo Edan ini menjadi juara Indonesia Super Liga (ISL) tahun 2009-2010.


Kabarnya untuk mendapatkan Robert, Arema harus bersaing dengan Persija Jakarta. Persija memberikan tawaran yang lebih menggiurkan. Apalagi Robert pernah kesal sama Arema karena gajinya pernah menunggak Rp 100 juta. Tapi Robert secara psikologis sudah sangat dekat dengan Aremania, suporter Arema.


Sudarmaji belum menyebutkan siapa figur alternatif jika sampai gagal merekrut Robert. Namun seorang ofi sial menyebutkan nama Riedl, mantan pelatih Tim Nasional di Piala ASEAN. Juga sempat disebut pelatih Persipura Jayapura Jacksen F Tiago.


"Pokoknya Arema tidak mau setengah-setengah mempersiapkan tim ini. Kami akan ambil pelatih yang berkualitas dan sudah jelas reputasinya," katanya.


View the original article here

Arema Lunasi Utang, Robert Siap Jadi Pelatih

Arema Indonesia akan kembali dilatih sosok yang pernah membawa mereka menjadi juara Indonesia Super League (ISL) pada musim 2009-2010. Pelatih asal Belanda, Robert Rene Albert, siap menjadi arsitek "Singo Edan" setelah klub tersebut melunasi utang kepadanya sebesar Rp 100 juta.


"Awalnya, Robert tak mau kembali melatih karena utang (Arema) belum dibayar. Namun jika utang dibayar oleh Arema, dia siap melatih Arema," kata investor baru Arema, Iwan Budianto, dalam jumpa pers di kantor Arema, Jalan Sultan Agung, Kota Malang, Rabu (17/8/2011) malam.


Arema melunasi utang kepada Robert yang sudah lewat satu tahun itu pada Senin (15/8/2011) lalu. Begitu menerima pembayaran, Robert langsung menyatakan bersedia melatih Arema. "Setelah dibayar, Robert langsung berkenan. Jadi, dia sudah siap dikontrak Arema," ucap Iwan.


Dalam waktu dekat ini, manajemen Arema akan membicarakan kontrak dengan Robert melalui agennya, Onana Jules Denies. Iwan mengatakan, Arema sudah mengirimkan proposal tawaran kepada Robert melalui Denies. "Hanya, agen mengaku Robert masih akan menyelesaikan Copa Malaysia terlebih dahulu," kata Iwan.


Semula ada dua nama yang sempat menjadi kandidat kuat sebagai pelatih Arema, yakni Miroslav Janu dan Robert Rene Albert. Manajemen, pemain, dan Aremania lebih cocok jika Robert kembali menukangi klub berlogo singa tersebut.


"Mayoritas pemain lebih suka pada Robert, makanya pemain bersyukur kalau coach Robert bersedia kembali latih kami," kata seorang pemain Arema yang tak mau disebutkan namanya kepada Kompas.com.


Sosok Robert juga begitu disegani para pendukung Arema. Aremania memandang Robert sebagai orang yang cocok melatih klub tersebut, apalagi ia pernah membawa tim itu menjadi juara ISL. "Wah, mantap kalau kembali dilatih Robert. Semoga bisa juara lagi. Aremania memang lebih suka dilatih Robert," kata Fathur, Aremania Malang Selatan.


View the original article here

Selasa, 15 November 2011

Persija Incar Robert Albert

Persija Jakarta bergerak cepat mencari pengganti pelatih Rahmad Darmawan. Tim berjuluk "Macan Kemayoran" itu tertarik merekrut mantan pelatih Arema Indonesia Robert "Rene" Albert untuk membesut Bambang Pamungkas dan kawan-kawan pada musim depan.


"Ada empat calon yang kami pertimbangkan. Salah satunya, Albert. Namun, untuk siapa-siapanya, saya masih belum bisa berkomentar," ujar Ketua Umum (Ketum) Persija, Ferry Paulus.


Menurut Ferry, selain Rene yang membawa Arema meraih gelar juara Liga Super Indonesia (LSI) pada musim 2009-2010, Persija mengincar bebera pelatih dari Eropa Timur dan Asia. "Kami memang sudah hubungi beberapa pelatih," ujar Ferry.


Persija memang harus mencari pelatih setelah Rahmad memutuskan untuk fokus menangani timnas U-23. Rencananya, pelatih yang pernah membesut Persipura Jayapura dan Sriwijaya FC itu akan dikontrak oleh PSSI selama dua tahun.


Namun, Rahmad belum dikontrak secara resmi hingga saat ini. Terkait hal itu, Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin, berjanji akan menuntaskan kontrak Rahmad.


"Kami akan segera memfinalisasi kontrak Rahmad saat timnas senior melawan Palestina di Solo nanti. Dia dikontrak menangani timnas. Jadi bukan hanya timnas U-23 saja," jelas Djohar.


View the original article here